Skip to main content

Materi Pemrograman SQL Part 3

Fungsi Numeris


Daftar fungsi numeris
Fungsi
Keterangan
ACOS(x)
Menghasilkan arccosine bilangan x. Hasil dalam satuan radian . Nilai x harus antara -1 sampai dengan 1. Kalau tidak, hasil fungsi berupa NULL.
ASIN (x)
Menghasilkan arcsine bilangan x. Hasil dalam satuan radian. Nilai x harus antara -1 sampai dengan 1. Kalau tidak, hasil fungsi berupa NULL.
ATAN(x)
Menghasilkan arctangent bilangan x. Hasil dalam satuan radian.
ATAN(y, x)
Menghasilkan arctangent bilangan x dan y. Identik dengan ATAN(y/x)
COS(x)
Menghasilkan nilali cosine x. X dalam satuan radian.
COT(x)
Menghasilkan nilali cotangent x. X dalam satuan radian.
SIN(x)
Menghasilkan nilali cosine x. X dalam satuan radian.
TAN(x)
Menghasilkan nilali tangen x. X dalam satuan radian.
DEGREES(x)
Menghsilkan nilai dalalm derajat berdasarkan nilali argumen yang berupa radian.
RADIANS(x)
Mengonversi dari derajat ke radian.
CEILING (x) atau CEIL(x)
Menghasilkan bilangan bulat terkecil yang tidak kurang dari x.

Contoh:
CEILING(6.7) → 7
CEILING(-6.7) → -6
FLOOR(x)
Menghasilkan bilangan terbesar yang tidak lebih dari x.

Contoh:
FLOOR(6.7) → 6
FLOOR(-6.7) →-7
ROUND(x)
Membulatkan x ke bilangan bulat yang terdekat.

Contoh:
ROUND(-6.7) →-7
ROUND(6.7) → 7
ROUND(6.2) →-6
ROUND(x,d)
Membulatkan bilangan sampai bagian pecahan berupa d digit. Bila d berupa negatif, pembulatan dilakukan pada bagian yang berada dikiri titik pecahan.
Contoh:
ROUND(-6.78,4) → -6.7800
ROUND(-6.78,3) →-6.780
ROUND(-6.78,2) →-6.78
ROUND(-6.78,1) →-6.8
ROUND(-6.78,0) →-7

ROUND(-123456.78,1) →-123460
ROUND(-123456.78,2) →-123500
ROUND(-123456.78,3) →-123000
ROUND(-123656.78,3) →-124000
TRUNCATE(x,d)
Menghasilkan bilangan dengan d menyatakan jumlah digit untuk bagian pecahannya. Tidak ada pembulatan. Nilali d juga bisa negatif, yang berefek pada pemotongan bagian kiri  tanda pecahan. Semua bilangan dibulatkan ke arah nol.
Contoh:
TRUNCATE(-123456.78,0) → -123456
TRUNCATE(-123456.78,1) → -123456.7
TRUNCATE(-123456.78,2) → -123456.78
TRUNCATE(-123456.78,-1) → -123450
TRUNCATE(-123456.78,-2) → -123400
ABS(x)
Menghasilkan nilali mutlak (absolut).
Contoh:
ABS(5) → 5
ABS(-5) → 5
EXP(x)
Menghasilkan nilai ex
LN(x)
Menghasilkan logaritma alami nilai x atau e log x.
LOG(x), LOG (x,y)
Menghasilkan logaritma alami  x kalu argumen hanya satu. Bila argumen 2, basis logaritma ditentukan oleh argumen pertama. Jadi,
·         LOG(x) identik dengan LN(x), dan
·         LOG(10, x) identik dengan LOG10(x).
Log2(x)
Menghasilkan logaritma berbasis 2 dari nilai x(2log x).
Contoh:
LOG2(8) → 3
LOG2(4) → 2
LOG10(x)
Menghasilkan logaritma berbasis 10 dari nilai x(10logx).
Contoh:
LOG10(100)→2
LOG10(10) →1
MOD(n,m)
Menghasilkan sisa pembagian bilanngan n dengan m. Berlaku untuk bilangan real.
Contoh:
MOD(7,2) → 1
MOD(7,2.5) → 2.0
PI()
Menghasilkan nilai  (3.141593)
POW(x,y) atau POWER(x,y)
Menghasilkan xy.
Contoh:
POW(2,3) → 2
POW(25,0.5) → 5 (berarti akar 25)
RAND()
Menghasilkan bilangan acak antara 0 sampai dengan 1.
RAND(n)
Menghasilkan bilangan acak yang menetap jika n berupa suatu bilanngan yang sama.
SING(x)
Menghasilka nilai berupa:
·         -1 kalau x negatif
·         0 kalau x berupa nol
·         1 kalau x positif
SQRT(x)
Menghasilkan akar bilangan x . dalam hal ini, x harus tidak negatif.
Contoh:
SQRT(25) → 5

Contoh 1:
SELECT nama,
TRUNCATE(DATEDIFF(NOW(), tgl_lahir)/365,0)AS usia
FROM infoprib;

SELECT nama,
ROUND(DATEDIFF(NOW(), tgl_lahir)/365,0)AS usia

FROM infoprib;


NB:

Harap materi di atas di CATAT didalam buku catatan. Suatu saat WAJIB dikumpulkan sebagai nilai extra. THX

Comments

Popular posts from this blog

Materi Tehnik Pencahayaan untuk Siswa/i SMK dan sederajat Part 6

5 Posisi dasar potrait lightning for Fotografi Dan Video 1.Rembrandt Light Rembrandt Lightning adalah metode pencahayaan studio di mana wajah subyek di satu sisi terexpos cahaya dengan hanya segitiga kecil cahaya muncul di pipi berlawanan Pengaturan ini memberikan efek yang sedikit dramatis oleh cahaya pencampuran dengan bayangan. Efek ini sering disebut sebagai chiaroscuro, kata Italia yang terjemahan harfiah adalah terang-gelap. Rembrandt pencahayaan adalah salah satu setup pencahayaan dasar yang umum digunakan dalam Fotografi potrait  dan juga salah satu yang lebih sering disalahartikan. Posisi ini memiliki banyak kesamaan dan sering sulit dibedakan dengan Short Lightning . Meskipun pengaturan pencahayaan dasar, pencahayaan Rembrandt sering dilakukan secara tidak benar. Untuk menjadi benar pencahayaan Rembrandt, bahwa segitiga sangat penting cahaya harus sekitar lebar yang sama dan panjang mata pelajaran dan hidung, masing-masing. Sementara potret bawah disusun da...

Tehnik Dasar Pengambilan Gambar Video/Film (Part 1) untuk Siswa/i SMK dan sederajat

Tehnik Dasar Pengambilan Gambar Video/Film (Part 1)  untuk Siswa/i SMK dan sederajat  DASAR PENGAMBILAN GAMBAR A da beberapa hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan perangkat kamera. Sebelum melakukan shooting ada baiknya jika seorang juru kamera persiapan-persiapan sebagai berikut: Penguasaan terhadap perangkat kamera yang akan digunakan. Sebaiknya mengikuti aturan penggunaan yang tertulis pada manual book. Pahami kelebihan dan kekurangannya. Setelah paham dengan seluk beluk kamera, pahami juga adegan apa dan teknik yang bagaimana yang diinginkan. Pastikan baterai dalam kondisi prima dan penuh, dan semua fasilitas di kamera berjalan dengan baik. Membuat breakdown peralatan yang akan digunakan seperti baterai, mikrofon, kabel extension, dll. Dalam kegiatan produksi video/ film, terdapat banyak jenis kamera yang digunakan. Pembagian jenis kamera video/ film dibedakan atas media yang digunakan untuk menyimpan data (gambar ...

Penyusunan Proposal Multimedia untuk Siswa/i SMK dan sederajat Part 02

Penyusunan Proposal Multimedia Petunjuk Penyusunan Proposal Usaha Menetapkan jenis usaha yang di­inginkan dan sekaligus menguntung­kan adalah pekerjaan yang tidak mu­dah. Seorang wirausahawan harus bersedia bekerja keras mencari in­formasi kira-kira usaha apa yang paling cocok dan menguntungkankhususnya dibidang multimedia. Setelah mempunyai keyakinan yang mantap, tindakan selanjutnya adalah menyusun proposal usaha. Namun, secara umum, proposal usaha harus disusun berdasarkan analisis wirausahawan terhadap kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang akan dihadapi. Beberapa Petunjuk Penyusunan Proposal : Menetapkan jenis usaha yang diinginkan. Menetapkan aspek produk yang akan dibuat. Menetapkan aspek pemasaran produk. Menetapkan aspek teknis, penyaluran produk. Menetapkan aspek organisasi dan manajemen. Menetapkan aspek yuridis. Melalsanakan aspek administrasi. Mengetahui aspek sumber keuangan. Mempelajari aspek kebijakan pemerintah daerah. Mempelajari...