Skip to main content

Design Grafis Percetakan part 16 (untuk Siswa/i SMK dan sederajat)

Design Publikasi


A. Pengertian Majalah 
“Majalah adalah salah satu media yang dalam penerbitannya berlangsung secara periodik, dan hal ini merupakan salah satu syarat penerbitan sebuah majalah. Jadi dapat dikatakan majalah adalah tempat penyimpanan berita dan artikel yang diterbitkan secara berkala, atau memiliki sistem periodik dalam penerbitannya.”. 
Majalah berfungsi sebagai penyampai informasi, menjual produk, menyebarkan paham, pendidikan dan lain lain. Majalah memiliki ukuran yang beragam, Namun pada umumnya majalah memiliki ukuran A4. Majalah adalah media informasi yang memiliki atau menggunakan hampir seluruh elemen elemen desain, sehingga tidak jarang ditemukan majalah majalah yang sangat inspiratif dan juga komunikatif jika dilihat dari sisi desainnya. Majalah umumnya terbit secara berkala mulai dari mingguan, bulanan bahkan beberapa bulan sekali. 

Beberapa keunggulan majalah adalah : 
  • Sasaranya jelas,lebih tersegmen dan terspesialisasi 
  • Penyajian visual lebih menarik dibanding media cetak lain 
  • Waktu edar yang lebih lama. 

Beberapa kelemahan majalah adalah : 
  • Biaya percetakan yang tinggi, karena kualitas visual dan mediayang baik. 
  • Lebih mengutamakan kemenarikan bahan dari pada aktualitas. 
  • Flexibility kurang,karena ada deadline dalam pembuatan final artwork iklan.

B. Karakteristik Majalah 
Setiap media cetak memiliki karakteristik yang berbeda-beda.begitu juga dengan majalah. Majalah sebagai salah satu media informasi yang populer memiliki karakteristik yang berbeda dengan media cetak lainya, Seperti, penyajian yang lebih dalam, nilai aktualitas yang lebih lama, ilustrasi dan foto yang lebih banyak, dan cover (sampul) sebagai daya tarik (Sandiningrat, 2011, h.34). 

Berikut Penjelasanya : 
1. Penyajian yang lebih dalam 
Majalah umumnya terbit secara mingguan, bulanan, atau bahkan beberapa bulan sekali. Oleh karena itu jurnalis dari sebuah majalah memiliki waktu yang lebih untuk menyajikan dan mempelajari/ memahami suatu keadaan atau peristiwa yang akan mereka tampilkan pada majalah tersebut. 

2. Nilai aktualitas yang lebih lama 
Nilai aktualitas adalah jangka waktu edaran dari sebuah majalah. Jika surat kabar/koran umumnya beredar hanya dalam waktu satu hari,maka majalah memiliki jangka waktu edaran yang lebih lama. Majalah biasanya beredar mingguan,bulanan,bahkan beberapa bulan sekali.hal ini memang menjadi salah satu karakteristik majalah karena majalah memiliki konten/rubrik yang lebih banyak dari media cetak lainya. Karena itu dibutuhkan waktu yang lebih banyak untuk membaca konten/rubrik dari sebuah majalah. 

3. Ilustrasi dan foto yang lebih banyak 
Majalah memiliki jumlah halaman yang lebih banyak dibanding surat kabar. Oleh karena itu, Majalah memiliki ruang yang lebih banyak untuk menampilkan gambar atau foto dengan ukuran ukuran yang bervariasi dan dapat memaksimalkan pengunaan warna warna yang kompleks,karena didukung oleh kualitas media (kertas) yang baik. Penggunaan foto terutama penggunaan publik figur juga akan sangat mendukung untuk menarik minat audiens untuk memiliki/membaca sebuah majalah.

4. Cover (Sampul) sebagai daya tarik 
Disamping foto, cover atau sampul majalah juga memiliki daya tarik tersendiri. Sampul majalah biasanya menggunakan kertas yang bagus dan dengan gambar serta penyajian warna yang menarik pula. Untuk majalah hiburan, sering pula digunakan foto selebritis atau publik figur pada sampul demi menarik perhatian permbacanya. Menarik atau tidaknya sampul suatu majalah sangat bergantung pada cara penyajianya, serta konsistensi majalah tersebut dalam menampilkan ciri khasnya. 

Gambar Urutan Majalah 


C. Jenis-Jenis Majalah 
“Tipe Suatu majalah ditentukan oleh sasaran khalayak yang dituju. Artinya, sejak awal redaksi sudah menentukkan siapa yang akan menjadi pembacanya, apakah anak-anak, remaja, wanita dewasa, pria dewasa atau untuk pembaca umum dari remaja sampai dewasa. Bisa juga majalah itu mempunyai sasaran pembaca dengan profesi tertentu, seperti hobi bertani, beternak dan memasak.”

Oleh karena itu berdasarkan segementasinya majalah dikategorikan sebagai berikut :
Tabel Kategori Majalah


Comments

Popular posts from this blog

Materi Tehnik Pencahayaan untuk Siswa/i SMK dan sederajat Part 6

5 Posisi dasar potrait lightning for Fotografi Dan Video 1.Rembrandt Light Rembrandt Lightning adalah metode pencahayaan studio di mana wajah subyek di satu sisi terexpos cahaya dengan hanya segitiga kecil cahaya muncul di pipi berlawanan Pengaturan ini memberikan efek yang sedikit dramatis oleh cahaya pencampuran dengan bayangan. Efek ini sering disebut sebagai chiaroscuro, kata Italia yang terjemahan harfiah adalah terang-gelap. Rembrandt pencahayaan adalah salah satu setup pencahayaan dasar yang umum digunakan dalam Fotografi potrait  dan juga salah satu yang lebih sering disalahartikan. Posisi ini memiliki banyak kesamaan dan sering sulit dibedakan dengan Short Lightning . Meskipun pengaturan pencahayaan dasar, pencahayaan Rembrandt sering dilakukan secara tidak benar. Untuk menjadi benar pencahayaan Rembrandt, bahwa segitiga sangat penting cahaya harus sekitar lebar yang sama dan panjang mata pelajaran dan hidung, masing-masing. Sementara potret bawah disusun da...

Tehnik Dasar Pengambilan Gambar Video/Film (Part 1) untuk Siswa/i SMK dan sederajat

Tehnik Dasar Pengambilan Gambar Video/Film (Part 1)  untuk Siswa/i SMK dan sederajat  DASAR PENGAMBILAN GAMBAR A da beberapa hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan perangkat kamera. Sebelum melakukan shooting ada baiknya jika seorang juru kamera persiapan-persiapan sebagai berikut: Penguasaan terhadap perangkat kamera yang akan digunakan. Sebaiknya mengikuti aturan penggunaan yang tertulis pada manual book. Pahami kelebihan dan kekurangannya. Setelah paham dengan seluk beluk kamera, pahami juga adegan apa dan teknik yang bagaimana yang diinginkan. Pastikan baterai dalam kondisi prima dan penuh, dan semua fasilitas di kamera berjalan dengan baik. Membuat breakdown peralatan yang akan digunakan seperti baterai, mikrofon, kabel extension, dll. Dalam kegiatan produksi video/ film, terdapat banyak jenis kamera yang digunakan. Pembagian jenis kamera video/ film dibedakan atas media yang digunakan untuk menyimpan data (gambar ...

Penyusunan Proposal Multimedia untuk Siswa/i SMK dan sederajat Part 02

Penyusunan Proposal Multimedia Petunjuk Penyusunan Proposal Usaha Menetapkan jenis usaha yang di­inginkan dan sekaligus menguntung­kan adalah pekerjaan yang tidak mu­dah. Seorang wirausahawan harus bersedia bekerja keras mencari in­formasi kira-kira usaha apa yang paling cocok dan menguntungkankhususnya dibidang multimedia. Setelah mempunyai keyakinan yang mantap, tindakan selanjutnya adalah menyusun proposal usaha. Namun, secara umum, proposal usaha harus disusun berdasarkan analisis wirausahawan terhadap kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang akan dihadapi. Beberapa Petunjuk Penyusunan Proposal : Menetapkan jenis usaha yang diinginkan. Menetapkan aspek produk yang akan dibuat. Menetapkan aspek pemasaran produk. Menetapkan aspek teknis, penyaluran produk. Menetapkan aspek organisasi dan manajemen. Menetapkan aspek yuridis. Melalsanakan aspek administrasi. Mengetahui aspek sumber keuangan. Mempelajari aspek kebijakan pemerintah daerah. Mempelajari...