Skip to main content

Design Grafis Percetakan part 13 (untuk Siswa/i SMK dan sederajat)

KOMPONEN – KOMPONEN ADOBE ILLUSTRATOR


  1. MENU Bar pada Adobe Illustrator.
-        File
Berkaitan dengan file seperti menyimpan, membuka, export, import, dan cetak.
-          Edit
Menu editing secara umum seperti cut, copy, paste, transform image, serta untuk mengatur preferences Adobe Illustrator.
-          Object
Berisi perintah (transform,arrange, group, lock ,etc)  untuk merapikan layout object.
-          Type
Berkaitan dengan manajemen Font, merubah jenis font, mengganti ukuran font (size).
-          Select
Berkaitan dengan selection image.
-          Filter & Effect
Dapat digunakan untuk memberi Efek tertentu pada image/object/text.
-          View
Digunakan untuk pengaturan view seperti zooming image, menampilkan skala, dan sebagainya.
-          Window
Digunakan untuk mengatur / menampilkan window
-          Help
Untuk menampilkan help dan tutorial Adobe Illustrator.

  1. Toolbox

Toolbox atau panel tools pada Illustrator tidak jauh berbeda dengan Photoshop, hanya mungkin ada beberapa  tools saja yang berbeda nama dan fungsinya. perhatikan panel  tools dibawah ini.


  • Selection Tool (V), Tool yang digunakan untuk memilih/menyeleksi satu atau banyak objek.
  • Direct Selection Tool (A), Untuk menyeleksi titik atau ruas kurva didalam objek.
  • Magic Wand Tool (Y), Untuk memilih/menyeleksi satu atau banyak objek secara bebas.
  • Lasso Tool (Q), Untuk menyeleksi titik atau ruas kurva secara laso di dalam objek.
  • Pen Tool (P), Digunakan untuk menggambar garis lurus ata garis lengkung (kurva)
  • Type Tool (T), Digunakan untuk menulis huruf.
  • Line Segment Tool (\), Untuk menggambar bidang garis.
  • Elipse Tool (L), Untuk menggambar lingkaran
  • Paintbrush Tool (B), Untuk menggambar sesuai pilihan brush yang sedang aktif
  • Pencil Tool (N), Untuk menggambar garis bebas dan mengedit garis.
  • Blob Brush Tool (Shift+B), Untuk menggambar bebas seperti melukis.
  • Eraser Tool (Shift+E), Untuk menghapus bidang objek.
  • Rotate Tool (R), Untuk memutar objek atau gambar dengan besar angka tertentu.
  • Scale Tool (S), Untuk merubah ukuran dimensi objek dengan angka tertentu.
  • Warp Tool (Shift+R), Untuk melakukan distorasi terhadap garis maupun bentuk kurva.
  • Free Transform Tool (E), Untuk langsung mengubah dimensi, memutar atau memiringkan (skew) objek setelah diseleksi.
  • Symbol Sprayer Tool (Shift+S), Untuk menggambar bebas berdasarkan symbol yang sedang aktif.
  • Column Grapth Tool (J), Untuk menggambar grafik statistik.
  • Mesh Tool (U), Digunakan untuk membuat objekyang mempunyai beragam warna gradasi yang dibuat dengan mengatur titik-titik mesh.
  • Gradien Tool (G), Digunakan untuk membuat warna gradasi.
  • Eyedropper Tool (I), Untuk mengambil contoh warna dari sebuah objek.
  • Blend Tool (W), Digunakan untuk mencampur warna (blend) objek.
  • Live Paint Bucket Tool (K), Untuk mengisi warna fill pada objek yang terpilih/terseleksi.
  • Live paint selection Tool (Shift+L), Untuk menyeleksi warna fill pada sebuah objek.
  • Artboard Tool (Shift+O), Untuk menyeleksi, menggeser, merubah posisi artboard (lembar kerja).
  • Slice Tool (Shift+K), Digunakan untuk mengiris atau memotong objek.
  • Hand Tool (H), Digunakan untuk mggeser lembar kerja.
  • Zoom Tool (Z), Digunakan untuk memperbasar tampilan gambar.
  • Fill (X), Digunakan untuk memilih warna dalam.
  • Stroke (X), Digunakan untuk memilih warna garis.
  • Color (<), Untuk mengaktifkan palet color.
  • None (/), Menyatakan tidak ada warna sama sekali.
  • Change Screen Mode (F), Untuk memilih tampilan layar.
  • Gradient (>), Untuk mengaktifkan palet gradient

 3. Navigator dan Info

 
  

-          Palet Navigator, untuk memudahkan navigasi pada lembar kerja.
-          Palet Info, menyampaikan informasi yang berhubungan dengan tool yang sedang terpilih.


4. Color dan Color guide
- Palet Color, tempat melakukan pemilihan warna.
- Palet Color Guide, untuk memberi warna garis tepi.


5. Stroke, Gradient, dan Transparency

  • Palet Stroke, digunakan untuk mengedit garis, seperti menambah atau mengurangi ukuran, bentuk garis, dll.
  • Palet Gradient, untuk memberikan dan mengedit warna gradasi.
  • Palet Transparency, untuk mengatur tingkat transparan sebuah objek.

6. Swathces, Brushes, dan Symbol

- Palet Swatches, digunakan untuk menyimpat warna untuk dipakai kembali.
- Palet Brushes, digunakan untuk memilih dan mengedit macam brush.


7. Layers, Action, dan Links


Comments

Popular posts from this blog

Materi Tehnik Pencahayaan untuk Siswa/i SMK dan sederajat Part 6

5 Posisi dasar potrait lightning for Fotografi Dan Video 1.Rembrandt Light Rembrandt Lightning adalah metode pencahayaan studio di mana wajah subyek di satu sisi terexpos cahaya dengan hanya segitiga kecil cahaya muncul di pipi berlawanan Pengaturan ini memberikan efek yang sedikit dramatis oleh cahaya pencampuran dengan bayangan. Efek ini sering disebut sebagai chiaroscuro, kata Italia yang terjemahan harfiah adalah terang-gelap. Rembrandt pencahayaan adalah salah satu setup pencahayaan dasar yang umum digunakan dalam Fotografi potrait  dan juga salah satu yang lebih sering disalahartikan. Posisi ini memiliki banyak kesamaan dan sering sulit dibedakan dengan Short Lightning . Meskipun pengaturan pencahayaan dasar, pencahayaan Rembrandt sering dilakukan secara tidak benar. Untuk menjadi benar pencahayaan Rembrandt, bahwa segitiga sangat penting cahaya harus sekitar lebar yang sama dan panjang mata pelajaran dan hidung, masing-masing. Sementara potret bawah disusun da...

Tehnik Dasar Pengambilan Gambar Video/Film (Part 1) untuk Siswa/i SMK dan sederajat

Tehnik Dasar Pengambilan Gambar Video/Film (Part 1)  untuk Siswa/i SMK dan sederajat  DASAR PENGAMBILAN GAMBAR A da beberapa hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan perangkat kamera. Sebelum melakukan shooting ada baiknya jika seorang juru kamera persiapan-persiapan sebagai berikut: Penguasaan terhadap perangkat kamera yang akan digunakan. Sebaiknya mengikuti aturan penggunaan yang tertulis pada manual book. Pahami kelebihan dan kekurangannya. Setelah paham dengan seluk beluk kamera, pahami juga adegan apa dan teknik yang bagaimana yang diinginkan. Pastikan baterai dalam kondisi prima dan penuh, dan semua fasilitas di kamera berjalan dengan baik. Membuat breakdown peralatan yang akan digunakan seperti baterai, mikrofon, kabel extension, dll. Dalam kegiatan produksi video/ film, terdapat banyak jenis kamera yang digunakan. Pembagian jenis kamera video/ film dibedakan atas media yang digunakan untuk menyimpan data (gambar ...

Penyusunan Proposal Multimedia untuk Siswa/i SMK dan sederajat Part 02

Penyusunan Proposal Multimedia Petunjuk Penyusunan Proposal Usaha Menetapkan jenis usaha yang di­inginkan dan sekaligus menguntung­kan adalah pekerjaan yang tidak mu­dah. Seorang wirausahawan harus bersedia bekerja keras mencari in­formasi kira-kira usaha apa yang paling cocok dan menguntungkankhususnya dibidang multimedia. Setelah mempunyai keyakinan yang mantap, tindakan selanjutnya adalah menyusun proposal usaha. Namun, secara umum, proposal usaha harus disusun berdasarkan analisis wirausahawan terhadap kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang akan dihadapi. Beberapa Petunjuk Penyusunan Proposal : Menetapkan jenis usaha yang diinginkan. Menetapkan aspek produk yang akan dibuat. Menetapkan aspek pemasaran produk. Menetapkan aspek teknis, penyaluran produk. Menetapkan aspek organisasi dan manajemen. Menetapkan aspek yuridis. Melalsanakan aspek administrasi. Mengetahui aspek sumber keuangan. Mempelajari aspek kebijakan pemerintah daerah. Mempelajari...