Skip to main content

Design Grafis Percetakan part 7 (untuk Siswa/i SMK dan sederajat)

Mengenal Mode Pada Kamera DSLR





Mode pada kamera merupakan pilihan setting-an pemotretan dalam berbagai situasi yang terdapat pada kamera digital. Mode kamera DSLR profesional cenderung fokus ke Mode Manual, kamera saku (poket) fokus ke Mode Auto dan kamera prosumer (semi DSLR) sering menggunakan variasi antara Mode Manual dan Mode Auto. Pilihan Mode di kamera pada berbagai merek adalah sama hanya terdapat pada perbedaan simbol yang digunakan.

Secara umum Mode kamera yang sering terdapat pada kamera dibagi menjadi:
1. Mode Otomatis: AUTO, Portrait, Macro, Landscape, Sports/Action dan Night Shoot.
2. Mode Semi Otomatis: Aperture Priority, Shutter Speed Priority dan Program
3. Mode Manual


Mode AUTO
Dalam mode AUTO seluruh setting-an dilakukan secara otomatis oleh kamera yang meliputi setting-an shutter speed, aperture, ISO, white balance, fokus dan flash untuk mengambil gambar se optimal mungkin.

Mode Portrait
Jika memilih mode Portrait secara otomatis kamera memilih aperture yang besar (nilai f kecil) untuk mengaburkan background dan hanya fokus pada objek. Mode ini bagus digunakan untuk memotret objek tunggal sehingga mendapatkan jarak yang dekat dengan objek, mode ini juga bisa mengenali dan fokus pada wajah manusia.

Mode Macro
Mode Macro memungkinkan fotografer bergerak lebih dekat ke objek untuk mengambil gambar close up. Macro ini sering digunakan untuk memotret bunga, serangga atau objek kecil/makro lainnya. Bila menggunakan mode ini fokus akan lebih sulit didapatkan karena kedalaman bidang fokus (depth of field) sangat sempit, untuk itu disarankan menggunakan tripod agar fokus mudah didapatkan.

Mode Landscape
Bisa dikatakan bahwa mode Landscape adalah kebalikan dari mode Portrait dari segi aperture yang digunakan. Landscape memberikan aperture yang kecil (nilai f besar) sehingga bidang fokus nya lebih luas. Pada saat yang sama kamera juga memilih shutter speed yang lebih lambat untuk mengkompensasi aperture yang kecil. Mode ini bagus digunakan untuk memotret pemandangan.

Mode Sport/Action
Mode Sport/Action ideal digunakan untuk menangkap objek yang bergerak seperti atlet sedang berolahraga, binatang peliharaan, mobil, binatang liar, dll. Mode ini menangkap objek yang bergerak dengan menaikkan shutter speed dan ISO.

Mode Night Shoot
Mode Night Shoot (atau disebut juga shutter pelan) digunakan untuk memotret dengan kondisi pencahayaan yang kurang, kamera secara otomatis akan men-setting shutter speed yang lebih lama. Dalam mode ini disarankan untuk menggunakan tripod karena shutter speed yang lama akan membutuhkan kestabilan kamera agar tidak menghasilkan gambar yang buram atau blur.

Mode Aperture Priority (A atau Av; Aperture value)
Mode ini memberikan kontrol secara manual terhadap setting aperture dan kamera akan memilih setting-an yang lain secara otomatis (shutter speed, white balance, ISO, dll) untuk mendapatkan eksposure yang bagus.

Mode Shutter Priority (S atau Tv; Time value)
Mode Shutter Priority mirip dengan mode Aperture Priority hanya saja yang dikontrol manual adalah shutter speed sedangkan setting-an yang lain otomatis dipilih oleh kamera.

Mode Program (P)
Mode ini hampir sama dengan mode AUTO tetapi mode Program memberikan sedikit pengaturan secara manual terhadap aperture, shutter speed dan ISO.

Mode Manual (M)
Mode Manual memberikan kontrol yang penuh kepada fotografer untuk memilih setting yang diinginkan seperti shutter speed, aperture, ISO, white balance, flash, dll.

Mode Bulb (B)
Bulb mode adalah salah satu setting khusus, dimana kita bisa menggunakan shutter speed diatas 30 detik, bahkan kita bisa menggunakan shutter speed selama yang kita mau. Rentang shutter speed maksimum dikamera DSLR biasanya mentok diangka 30 detik, nah dengan mode Bulb ini kita bisa menggunakan shutter speed jauh diatas itu.

Kata bulb muncul karena dijaman baheula, kakek nenek fotografer pendahulu menggunakan gelembung angin dalam karet (bulb) yang menekan mekanisme shutter sehingga membuka.

Comments

Popular posts from this blog

Dasar Design Komunikasi Visual Part 04

  7. Tetakan struktur harga yang layak Salah satu pertanyaan pertama yang mungkin ditanyakan pelanggan baru adalah berapa banyak Anda mengenakan biaya untuk layanan tertentu. Sebagai bisnis formal, selalu bersiaplah untuk memberikan jawaban standar berdasarkan struktur harga yang telah ditentukan sebelumnya. Pelanggan berharap untuk diperlakukan dengan adil dan memiliki transparansi dalam hal jumlah biaya yang harus mereka keluarkan untuk layanan Anda. 8. Buat ruang kerja yang baik Jika Anda terbiasa bekerja dari rumah sebagai desainer grafis lepas, Anda mungkin sudah memiliki ruangan yang sesuai untuk hari kerja Anda. Saat Anda menjadi bisnis yang sebenarnya, Anda perlu memikirkan lebih banyak detail untuk memastikan produktivitas dan alur kerja yang kuat. Contohnya: ·          Apakah Anda membutuhkan ruang tambahan untuk karyawan baru? Berapa banyak? ·          Apakah Anda akan menyimpan p...

Tutorial After Effect untuk Siswa/i SMK dan sederajat (part 1)

FUNGSI TOOLS pada AFTER EFFECT After effects adalah sebuah software aplikasi yang memungkinkan anda dapat menambahkan berbagai spesial efek pada video anda yang anda buat agar menjadi lebih baik dan keren. Software ini banyak digunakan untuk pembuatan efek-efek pada perfilman karena kemampuannya yang dapat menghasilkan Efek Film atau Video yang sangat bagus. Hal ini dikarenakan After Effect didukung dengan fitur-fitur yang lebih lengkap serta terdapat juga tools panel yang memberikan banyak kemudahan untuk berimprovisasi. Di Sudut Kiri Atas terdapat Tools Panel atau biasa disebut Toolbar. Toolbar ini berfungsi sebagai tempat alat-alat untuk memberi kemudahan bagi kita dalam mengedit video. Anda bisa mengklik pada segitiga kecil untuk mengeluarkan fitur tersembunyi yang lain. Bisa Anda lihat Tools lengkap After Effetc pada gambar di bawah ini : Penjelasan dan Fungsi - Fungsi dari Tools di Toolbar dari kiri ke kanan : # Selection tool :  Difungsikan untuk ...

Materi Tehnik Pencahayaan untuk Siswa/i SMK dan sederajat Part 6

5 Posisi dasar potrait lightning for Fotografi Dan Video 1.Rembrandt Light Rembrandt Lightning adalah metode pencahayaan studio di mana wajah subyek di satu sisi terexpos cahaya dengan hanya segitiga kecil cahaya muncul di pipi berlawanan Pengaturan ini memberikan efek yang sedikit dramatis oleh cahaya pencampuran dengan bayangan. Efek ini sering disebut sebagai chiaroscuro, kata Italia yang terjemahan harfiah adalah terang-gelap. Rembrandt pencahayaan adalah salah satu setup pencahayaan dasar yang umum digunakan dalam Fotografi potrait  dan juga salah satu yang lebih sering disalahartikan. Posisi ini memiliki banyak kesamaan dan sering sulit dibedakan dengan Short Lightning . Meskipun pengaturan pencahayaan dasar, pencahayaan Rembrandt sering dilakukan secara tidak benar. Untuk menjadi benar pencahayaan Rembrandt, bahwa segitiga sangat penting cahaya harus sekitar lebar yang sama dan panjang mata pelajaran dan hidung, masing-masing. Sementara potret bawah disusun da...