Skip to main content

Sistem Komputer dan Jaringan Part 05

BAB I
DASAR-DASAR JARINGAN DAN PENGKABELAN

1.1              Terminologi Dasar Jaringan
Pada dasarnya, LAN dan WAN merupakan desain orisinal jaringan komputer. Namun seiring kemajuan teknologi, konsep ini mengalami perkembangan. Dewasa ini kita sudah mengenal varian “area network” lainnya, seperti:
  • Local Area Network (LAN)
  • Wide Area Network (WAN)
  • Metropolitan Area Network (MAN)
  • Storage Area Network (SAN)
  • System Area Network (SAN)
  • Server Area Network (SAN)
  • Small Area Network (SAN)
  • Personal Area Network (PAN)
  • Desk Area Network (DAN)
  • Controller Area Network (CAN)
  • Cluster Area Network (CAN)

1.1.1        LAN (Local Area Network)
LAN didesain untuk kebutuhan dan kondisi berikut:
§  Beroperasi dalam area geografis terbatas (kecil)
§  Memberi akses user-user melalui media dengan band-width tinggi
§  Menyajikan konektivitas full-time untuk servis-servis lokal
§  Melakukan connect secara fisik antar-device berdekatan
§  Menyajikan kontrol jaringan secara private di bawah kendali administrasi lokal.
Di samping beroperasi dalam space terbatas, LAN umumnya dimiliki, dikontrol, dan di-manage oleh seorang operator. Dalam sebuah organisasi, operator jaringan sering disebut Network Administrator. LAN mengkoneksikan device-device jaringan secara langsung dalam jarak yang dekat.

1.1.2        WAN (Wide Area Network)
Secara fungsi, WAN tidak jauh berbeda dengan LAN. WAN berperan mengkoneksikan komputer-komputer, printer, dan device-device lainnya sebagaimana layaknya LAN.
WAN pada dasarnya adalah kumpulan LAN yang terletak di berbagai lokasi. Akan dibutuhkan device jaringan yang dinamakan router untuk menghubungkan LAN-LAN ke sebuah WAN. Beberapa teknologi WAN yang umum digunakan adalah :
  • Modem
  • ISDN (Integrated Services Digital Network)
  • DSL (Digital Subscriber Line)
  • Frame relay
  • ATM (Asynchronous Transfer Mode)
  • T (US) dan E (Europe) Carrier Series: T1, E1, T3, E3, dan lain-lain.
  • SONET (Synchronous Optical Network)
WAN didesain untuk kebutuhan dan kondisi berikut:
  • Beroperasi pada area geografis luas
  • Mengizinkan akses melalui interface serial dengan kecepatan medium
  • Menyajikan konektivitas full-time/part-time
  • Mengkoneksikan device-device yang terpisahkan jarak dan area global.

1.1.3        “Area Network” Lainnya
Metropolitan Area Network
adalah jaringan dengan area operasi lebih besar dari LAN tetapi lebih kecil dari WAN –seperti di sebuah kota, dengan performa hardware dan kapasitas data yang tinggi.
Storage Area Network
adalah koneksi-koneksi server ke device-device penyimpanan melalui teknologi seperti Fibre Channel.
System Area Network

adalah koneksi-koneksi berperforma hardware tinggi dan kecepatan koneksi tinggi dalam sebuah konfigurasi cluster.

Comments

Popular posts from this blog

Materi Tehnik Pencahayaan untuk Siswa/i SMK dan sederajat Part 6

5 Posisi dasar potrait lightning for Fotografi Dan Video 1.Rembrandt Light Rembrandt Lightning adalah metode pencahayaan studio di mana wajah subyek di satu sisi terexpos cahaya dengan hanya segitiga kecil cahaya muncul di pipi berlawanan Pengaturan ini memberikan efek yang sedikit dramatis oleh cahaya pencampuran dengan bayangan. Efek ini sering disebut sebagai chiaroscuro, kata Italia yang terjemahan harfiah adalah terang-gelap. Rembrandt pencahayaan adalah salah satu setup pencahayaan dasar yang umum digunakan dalam Fotografi potrait  dan juga salah satu yang lebih sering disalahartikan. Posisi ini memiliki banyak kesamaan dan sering sulit dibedakan dengan Short Lightning . Meskipun pengaturan pencahayaan dasar, pencahayaan Rembrandt sering dilakukan secara tidak benar. Untuk menjadi benar pencahayaan Rembrandt, bahwa segitiga sangat penting cahaya harus sekitar lebar yang sama dan panjang mata pelajaran dan hidung, masing-masing. Sementara potret bawah disusun da...

Tehnik Dasar Pengambilan Gambar Video/Film (Part 1) untuk Siswa/i SMK dan sederajat

Tehnik Dasar Pengambilan Gambar Video/Film (Part 1)  untuk Siswa/i SMK dan sederajat  DASAR PENGAMBILAN GAMBAR A da beberapa hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan perangkat kamera. Sebelum melakukan shooting ada baiknya jika seorang juru kamera persiapan-persiapan sebagai berikut: Penguasaan terhadap perangkat kamera yang akan digunakan. Sebaiknya mengikuti aturan penggunaan yang tertulis pada manual book. Pahami kelebihan dan kekurangannya. Setelah paham dengan seluk beluk kamera, pahami juga adegan apa dan teknik yang bagaimana yang diinginkan. Pastikan baterai dalam kondisi prima dan penuh, dan semua fasilitas di kamera berjalan dengan baik. Membuat breakdown peralatan yang akan digunakan seperti baterai, mikrofon, kabel extension, dll. Dalam kegiatan produksi video/ film, terdapat banyak jenis kamera yang digunakan. Pembagian jenis kamera video/ film dibedakan atas media yang digunakan untuk menyimpan data (gambar ...

Penyusunan Proposal Multimedia untuk Siswa/i SMK dan sederajat Part 02

Penyusunan Proposal Multimedia Petunjuk Penyusunan Proposal Usaha Menetapkan jenis usaha yang di­inginkan dan sekaligus menguntung­kan adalah pekerjaan yang tidak mu­dah. Seorang wirausahawan harus bersedia bekerja keras mencari in­formasi kira-kira usaha apa yang paling cocok dan menguntungkankhususnya dibidang multimedia. Setelah mempunyai keyakinan yang mantap, tindakan selanjutnya adalah menyusun proposal usaha. Namun, secara umum, proposal usaha harus disusun berdasarkan analisis wirausahawan terhadap kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang akan dihadapi. Beberapa Petunjuk Penyusunan Proposal : Menetapkan jenis usaha yang diinginkan. Menetapkan aspek produk yang akan dibuat. Menetapkan aspek pemasaran produk. Menetapkan aspek teknis, penyaluran produk. Menetapkan aspek organisasi dan manajemen. Menetapkan aspek yuridis. Melalsanakan aspek administrasi. Mengetahui aspek sumber keuangan. Mempelajari aspek kebijakan pemerintah daerah. Mempelajari...